Buku Studi Al-Qur’an Kontemporer: Tafsir Semiotik Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis, hadir di pangkuan pembaca merupakan upaya reinterpretasi tafsir al-Qur’an dengan menekankan bahwa teks wahyu bersifat statis (mutanahiyyat), sementara realitas kehidupan manusia bersifat dinamis (ghairu mutanahiyyat). Berangkat dari kegelisahan akademik penulis dalam studi tafsir, karya ini menawarkan pendekatan semiotika sebagai metode pembacaan yang tidak hanya berhenti pada makna tekstual, tetapi juga menggali pesan-pesan moral dan simbolik yang tersembunyi di balik konteks ayat-ayat al-Qur’an.
Dengan menjadikan kisah Nabi Sulaiman a.s. dan Ratu Balqis dalam Surah al-Naml (27): 15–44 sebagai fokus kajian, buku ini mengungkap kekayaan makna yang terkandung di dalamnya melalui perspektif semiotika Michael Riffaterre. Kisah tersebut tidak semata dipahami sebagai narasi historis, melainkan sebagai representasi perjalanan spiritual, transformasi kesadaran, serta dinamika pencarian kebenaran.





Reviews
There are no reviews yet.